Skip to content
Home » Rekam Jejak » Lagi, Ketua FPKS DPRD Jatim Bantu Pelaku UMKM Surabaya Urus NIB di 16 Kecamatan

Lagi, Ketua FPKS DPRD Jatim Bantu Pelaku UMKM Surabaya Urus NIB di 16 Kecamatan

Untuk membantu para pelaku UMKM, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Lilik Hendarwari menggelar sosialisasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk masyarakat Surabaya di 16 titik. Ia berharap bisa membantu UMKM untuk mengembangkan usahanya.

Perempuan yang kini menjadi Ketua Fraksi PKS di DPRD Jawa TImur ini memang dikenal dekat dengan pelaku UMKM. Berbagai program kerakyatannya, banyak yang terkait dengan pelaku usaha mikro. Termasuk salah satunya tentang sosialisasi NIB.

Dalam kegiatan ini, Lilik bekerjasama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur. Dalam periode ini, ada 16 kecamatan di Surabaya tempat digelarnya sosialisasi pembuatan NIB ini.

“Padat, kami menggelar kegiatan ini mulai tanggal 15 Oktober hingga tanggal 30. Dalam satu titik, kami berharap ada seratus pelaku UMKM yang hadir. Biar bisa berkembang bareng,” harap Lilik.

Bagi Lilik, NIB itu sangat penting untuk para pelaku UMKM karena menyangkut legalitas. Jika memiliki NIB, pelaku UMKM bisa lebih gesit dalam mengembangkan usahanya.

Selain itu, banyak program pemerintah untuk para pelaku usaha mikro yang mensyaratkan NIB.

“Kan sayang jika ada program pemerintah seperti tambahan modal, lalu bapak ibu sekalian tidak bisa mengikutinya, hanya karena tidak memiliki NIB,” ujar Lilik di depan puluhan pelaku UMKM di kecamatan Krembangan Surabaya.

Selain tim DPMPTSP, Lilik juga mengundang pihak Bank Jatim untuk melengkapi kebutuhan pengembangan UMKM, baik terkait dengan permodalan maupun sarana penunjang penjualan lainnya yang menggunakan QRIS.

“Sekali dayung, dapat banyak, dapat NIB, dapat sosialisasi dari Bank Jatim, dapat juga diajari bagaimana penggunaan QRIS. Dapat pengetahuan dapat KUR, alhamdulillah mudah-mudahan usaha masyarakat bisa terus maju dan berkembang,” katanya.

Kegiatan ini memang bukan yang pertama dilakukan Lilik, sebelumnya ia juga menggelar kegiatan serupa di titik-titik lain di Surabaya. Selain sosialisasi NIB, Lilik juga menggelar pelatihan membuat kue untuk masyarakat dalam rangka menguatkan skill yang bisa digunakan untuk mengembangkan usaha. {}

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *